Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 15:16 (TB2)
"Apabila aku menjumpai firman-Mu, maka aku memakannya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam."
Pernahkah Anda merasa sudah melakukan segalanya dengan benar, namun keadaan justru memburuk? Yeremia merasakannya. Ia adalah nabi yang setia, namun ia merasa dikucilkan, dihina, dan menderita. Dalam Yeremia 15, kita melihat Yeremia sedang "curhat" dengan sangat jujur kepada Tuhan. Ia merasa seperti luka yang tidak kunjung sembuh (ay. 18).
Di tengah rasa frustrasinya, Yeremia mengungkapkan sebuah rahasia yang membuatnya tetap bertahan. Ia berkata, "Apabila aku menjumpai firman-Mu, maka aku memakannya." Yeremia tidak hanya membaca Firman; ia memakannya. Artinya, ia meresapi kebenaran Tuhan ke dalam jiwanya hingga Firman itu menjadi bagian dari hidupnya. Di saat dunia menolaknya, Firman Tuhan menjadi satu-satunya sumber sukacita yang tersisa.
Ada dua hal penting yang bisa kita pelajari hari ini:
- Kejujuran di Hadapan Tuhan: Yeremia tidak berpura-pura kuat. Ia mengeluh, ia bertanya, dan ia menangis. Tuhan tidak marah saat kita jujur tentang kelelahan kita. Tuhan justru menyambut hati yang jujur.
- Makanan untuk Jiwa: Masalah sering kali membuat kita "kehilangan selera makan" secara rohani. Namun, justru saat dunia terasa pahit, kita butuh "memakan" Firman Tuhan. Sukacita kita tidak boleh bergantung pada situasi, melainkan pada identitas kita sebagai milik Tuhan ("Sebab nama-Mu telah diserukan atasku").
Tuhan menjawab Yeremia dengan janji pemulihan, namun dengan satu syarat: Yeremia harus memisahkan yang berharga dari yang hina (ay. 19). Hari ini, jika Anda merasa lelah, kembalilah memakan Firman-Nya. Biarkan kebenaran Tuhan memisahkan kekuatiran Anda dari iman Anda. Ingatlah, Anda tidak sendirian; ada Tuhan yang menjanjikan penyertaan dan kelepasan.
5 Pertanyaan Refleksi (Diskusi Kelompok)
- Kejujuran Hati: Kapan terakhir kali Anda benar-benar jujur kepada Tuhan tentang rasa lelah atau kecewa Anda terhadap situasi hidup?
- Kualitas "Makan" Firman: Apa perbedaan antara sekadar membaca Alkitab dengan "memakan" Firman Tuhan seperti yang dilakukan Yeremia?
- Identitas: Nama Tuhan telah diserukan atas kita. Bagaimana kesadaran bahwa kita adalah milik Tuhan membantu Anda menghadapi kritikan atau penolakan dari orang lain?
- Memisahkan yang Berharga: Dalam situasi sulit Anda saat ini, hal "hina" (pikiran negatif/putus asa) apa yang harus Anda buang agar Anda bisa kembali melihat hal "berharga" dari Tuhan?
- Aplikasi: Apa satu janji Tuhan dalam Alkitab yang akan Anda "makan" (hafalkan dan renungkan) minggu ini untuk menjaga sukacita Anda?
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih untuk Firman-Mu yang menjadi kekuatan bagi kami. Kami mengaku bahwa sering kali kami merasa lelah dan ingin menyerah saat menghadapi tantangan hidup. Ampunilah kami jika kami lebih fokus pada masalah kami daripada pada janji-Mu. Roh Kudus, berikan kami selera untuk selalu lapar akan Firman-Mu. Biarlah Firman-Mu menjadi kegirangan dan kesukaan hati kami, karena kami adalah milik-Mu. Pulihkanlah kekuatan kami dan sertailah langkah kami hari ini. Amin.
MENEMUKAN KEKUATAN SAAT MERASA SENDIRIAN