Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 14:7 (TB2)
"Sekalipun kesalahan-kesalahan kami bersaksi melawan kami, bertindaklah, ya TUHAN, demi nama-Mu! Sebab banyaklah murtad kami, kami telah berdosa kepada-Mu."
Bayangkan sebuah negeri yang dilanda kekeringan hebat. Tanah retak-retak, ternak mati, dan semua orang menangis meminta hujan. Dalam Yeremia 14, itulah yang terjadi. Namun, ada yang ironis: umat Tuhan berseru meminta tolong, tetapi Tuhan menolak mendengarkan mereka. Mengapa? Karena mereka hanya merindukan "air hujan", bukan merindukan "Sang Pemberi Hujan".

Sering kali kita juga bersikap sama. Saat hidup kita "kering"—ekonomi sulit, kesehatan menurun, atau hubungan retak—kita mendadak menjadi sangat religius. Kita berdoa dengan sangat khusyuk, tapi sebenarnya kita hanya ingin masalah kita selesai. Kita ingin Tuhan bertindak sebagai "pelayan" yang membereskan kekacauan kita, sementara kita tidak berniat untuk bertobat dari dosa-dosa yang menyebabkan kekeringan itu.
Yeremia memberikan teladan doa yang luar biasa di ayat 7. Ia tidak berkata, "Tuhan, kasihanilah kami karena kami menderita," melainkan "Bertindaklah demi nama-Mu, karena kami telah berdosa." Yeremia mengalihkan fokus dari "penderitaan manusia" ke "kemuliaan Nama Tuhan".
Dalam iman Reformed, kita percaya bahwa tujuan utama hidup kita adalah memuliakan Allah. Krisis sering kali diizinkan Tuhan bukan untuk menghancurkan kita, tapi untuk menyadarkan kita bahwa kita telah berpaling pada "sumur-sumur bocor" (berhala) dan melupakan Sumber Air Hidup. Hari ini, saat Anda berdoa, periksalah hati: Apakah Anda merindukan Tuhan karena Dia adalah Tuhan, atau Anda hanya butuh "hujan" berkat-Nya saja?
5 Pertanyaan Refleksi (Untuk Diskusi Kelompok)
- Motivasi Doa: Saat Anda sedang dalam kesulitan, mana yang lebih dominan dalam doa Anda: meminta masalah selesai atau meminta agar nama Tuhan dimuliakan melalui masalah tersebut?
- Kekeringan Rohani: Apa saja tanda-tanda "tanah yang retak" dalam kehidupan rohani Anda saat ini (misal: malas saat teduh, hati yang keras, atau kepahitan)?
- Penyebab: Yeremia mengakui "banyak murtad kami". Berhala apa yang paling sering membuat Anda "murtad" secara halus (menomorduakan Tuhan) di tengah kesibukan sehari-hari?
- Respon Tuhan: Mengapa terkadang Tuhan membiarkan "kekeringan" tetap terjadi meskipun kita sudah berdoa? (Diskusikan dari sudut pandang kedaulatan dan pendidikan Tuhan).
- Aplikasi: Apa satu langkah nyata untuk menunjukkan bahwa Anda mengasihi Tuhan lebih dari sekadar mengasihi berkat-berkat-Nya minggu ini?
Doa Penutup
Ya Tuhan, Allah yang Kudus dan Berdaulat. Kami mengaku bahwa sering kali kami hanya datang kepada-Mu saat kami butuh sesuatu. Kami merindukan berkat-Mu, tapi kami sering mengabaikan kehadiran-Mu. Ampunilah kami, ya Tuhan. Bertindaklah dalam hidup kami demi Nama-Mu yang mulia. Segarkanlah jiwa kami yang kering dan ajarlah kami untuk setia, bukan karena takut akan kekeringan, tapi karena kami mencintai-Mu. Di dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
MENCARI TUHAN ATAU HANYA MENCARI "HUJAN"?