MELEKAT ATAU MENJADI TAK BERGUNA?

Bacaan: Yeremia 13
Nats Alkitab Pilihan: Yeremia 13:11 (TB2)

"Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya seluruh kaum Israel dan seluruh kaum Yehuda Kubuat melekat kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka menjadi umat, menjadi sebutan, menjadi puji-pujian dan menjadi kehormatan bagi-Ku, tetapi mereka tidak mau mendengarkan."

Pernahkah Anda membayangkan fungsi sebuah ikat pinggang? Ia hanya berguna jika ia melekat pada pinggang pemiliknya. Dalam Yeremia 13, Tuhan menyuruh Yeremia membeli ikat pinggang lenan, memakainya, lalu menyembunyikannya di celah bukit batu sampai lapuk dan rusak. Ketika Yeremia mengambilnya kembali, ikat pinggang itu sudah tidak berguna lagi.

Ini adalah gambaran hidup kita. Tuhan merancang Anda dan saya untuk "melekat" pada-Nya—bukan sekadar dekat, tapi menempel erat. Mengapa? Supaya hidup kita menjadi puji-pujian dan kehormatan bagi Nama-Nya. Namun, masalah muncul ketika kita mulai merasa "mandiri" dan sombong. Kita merasa bisa hidup tanpa doa, tanpa Firman, dan tanpa kedaulatan Tuhan.

Ikat pinggang yang dilepaskan dari pinggang pemiliknya perlahan-lahan akan kehilangan kekuatannya dan menjadi busuk. Demikian juga jiwa manusia. Saat kita memisahkan diri dari Tuhan demi mengejar berhala-berhala modern (uang, popularitas, atau ego), kita mungkin terlihat baik di luar, namun sebenarnya kita sedang "melapuk" di dalam.

Kesombongan adalah pemisah yang paling tajam. Ia membuat kita merasa tidak butuh Tuhan. Hari ini, mari kita periksa: Apakah hidup kita masih melekat pada-Nya? Ataukah kita sedang menjadi "ikat pinggang yang lapuk" karena terlalu lama menjauh dari hadirat-Nya? Ingatlah, jati diri dan kegunaan hidup kita yang sejati hanya ditemukan saat kita melekat erat pada Sang Pemilik Hidup.

5 Pertanyaan Refleksi (Untuk Diskusi Kelompok)
  1. Analogi: Jika hidup Anda adalah ikat pinggang, sejauh mana Anda merasa "melekat" pada Tuhan dalam rutinitas pekerjaan atau studi Anda minggu ini?
  2. Penyebab: Hal apa yang paling sering membuat Anda merasa "tidak butuh Tuhan" dan akhirnya memilih jalan sendiri?
  3. Akibat: Yeremia 13:9 bicara tentang memusnahkan kesombongan. Bagaimana kesombongan biasanya merusak hubungan Anda dengan Tuhan dan sesama?
  4. Kepekaan: Ikat pinggang itu menjadi lapuk karena diletakkan di tempat yang lembap. Lingkungan atau kebiasaan apa yang saat ini sedang membuat kerohanian Anda perlahan "melapuk"?
  5. Aplikasi: Apa satu tindakan nyata yang akan Anda lakukan hari ini untuk kembali "melekat" erat pada Tuhan?
Doa Penutup 

Ya Tuhan, Allah Sang Pemilik Hidup kami. Kami mengaku sering kali kami sombong dan merasa bisa hidup tanpa-Mu. Ampunilah kami jika kami lebih memilih melekat pada keinginan dunia daripada melekat pada-Mu. Ya Roh Kudus, ikatlah hati kami erat-erat pada Kristus. Biarlah hidup kami bukan menjadi sampah yang lapuk, melainkan menjadi puji-pujian dan kehormatan bagi nama-Mu yang kudus. Di dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.


Masuk untuk meninggalkan komentar