Berhala Mana yang Sedang Meruntuhkan Hidupmu?

Nubuat Terhadap Gunung-Gunung Israel: Meruntuhkan Bukit Pengorbanan dan Menemukan Kembali Hati Tuhan - Firman Bacaan: Yehezkiel 6
Nats Alkitab Pilihan: Yehezkiel 6:7 (TB2)

"Orang-orang yang mati terbunuh akan bergelimpangan di tengah-tengahmu dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."

Pernahkah Anda membangun sesuatu dengan susah payah, namun tiba-tiba semuanya hancur? Dalam Yehezkiel 6, Tuhan mengarahkan nubuat-Nya bukan kepada orang, melainkan kepada "gunung-gunung Israel". Mengapa gunung? Karena di sanalah orang Israel membangun bukit-bukit pengorbanan dan menyembah berhala. Mereka merasa gunung-gunung itu adalah tempat yang tinggi, kuat, dan aman. Namun, Tuhan berkata bahwa Dia akan mendatangkan pedang yang akan meruntuhkan semua itu.

Tujuan Tuhan bukan sekadar menghancurkan. Kalimat yang diulang-ulang dalam pasal ini adalah: "Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." Sering kali, kita menciptakan "gunung" kita sendiri di zaman modern ini—bisa berupa karier yang kita dewakan, saldo bank yang menjadi sandaran keamanan kita, atau pengakuan orang lain yang kita kejar mati-matian. Kita menaruh "berhala" kita di tempat yang tinggi dalam hati kita.

Tuhan sangat mencintai kita sehingga Dia tidak akan membiarkan kita terus bergantung pada hal-hal yang fana. Terkadang, Dia mengizinkan "gunung" kesuksesan kita berguncang atau "altar" kebanggaan kita runtuh agar mata kita terbuka. Dia ingin kita menyadari bahwa semua yang kita bangun tanpa Dia pada akhirnya akan mengecewakan.

Kabar baiknya, di ayat 8, Tuhan menjanjikan adanya "sisa-sisa" yang selamat. Mereka adalah orang-orang yang akhirnya sadar, merasa mual akan dosa-dosanya sendiri, dan kembali kepada Tuhan dengan hati yang hancur. Pemurnian memang menyakitkan, tetapi tujuannya sangat indah: agar kita tidak hanya mengenal Tuhan dari kata orang, tetapi benar-benar mengetahui dan mengalami sendiri bahwa Dialah satu-satunya sumber hidup yang sejati. Jangan tunggu "gunungmu" runtuh total untuk mencari Dia. Mari runtuhkan berhala itu sekarang, dan biarkan Tuhan bertahta kembali.

5 Pertanyaan Refleksi (Diskusi Kelompok)
  1. Identifikasi "Gunung": Apa "gunung" atau hal dalam hidup Anda yang saat ini paling menyita waktu dan perhatian Anda, melampaui waktu Anda dengan Tuhan?
  2. Berhala Modern: Berhala tidak selalu berupa patung. Apa bentuk "berhala modern" yang paling sulit dilepaskan oleh orang percaya di zaman sekarang?
  3. Maksud Tuhan: Mengapa menurut Anda Tuhan merasa perlu untuk "meruntuhkan" hal-hal yang kita banggakan agar kita bisa mengenal-Nya lebih dalam?
  4. Hati yang Mual: Ayat 9 menyebutkan mereka akan "merasa mual" akan kejahatan mereka. Kapan terakhir kali Anda benar-benar merasa sedih dan benci akan dosa yang Anda lakukan?
  5. Aplikasi: Apa satu tindakan nyata minggu ini untuk menunjukkan bahwa Tuhan adalah prioritas nomor satu di atas segala "gunung" pencapaian Anda?
Doa Penutup 

Tuhan Yesus, kami bersujud di hadapan-Mu. Ampunilah kami jika kami sering kali membangun bukit-bukit pengorbanan di dalam hati kami. Kami sadar bahwa sering kali kami lebih mengandalkan kekuatan dan pencapaian kami daripada mengandalkan Engkau. Tuhan, murnikanlah hati kami. Jika ada gunung kebanggaan yang harus runtuh agar kami bisa melihat Engkau, jadilah kehendak-Mu. Biarlah hidup kami hanya mengakui bahwa Engkaulah TUHAN, satu-satunya perlindungan kami. Amin.



Masuk untuk meninggalkan komentar