Key Bible Verse:
"Tetapi Yeremia menjawab semua pemuka itu dan seluruh rakyat itu, katanya: 'TUHANlah yang telah mengutus aku menyampaikan nubuatan terhadap rumah ini dan terhadap kota ini... Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah lakumu dan perbuatanmu...'" — Yeremia 26:12-13
Dalam dunia korporasi, kita mengenal istilah Whistleblowing atau berani menyuarakan malapraktik demi kepentingan yang lebih besar. Namun, sering kali risiko kehilangan jabatan, reputasi, atau dikucilkan oleh rekan kerja membuat kita memilih untuk "main aman".
Yeremia berada di situasi yang jauh lebih mencekam. Ia berdiri di pelataran Bait Suci, menyampaikan pesan yang sangat tidak populer: sebuah teguran untuk bertobat. Respon audiensnya? Para pemuka agama dan rakyat menyeretnya ke pengadilan dan menuntut hukuman mati. Yeremia tidak menggunakan retorika untuk membela diri secara egois. Ia tetap tenang dan berkata, "Tuhanlah yang mengutus aku."
Bagi kita para profesional muda, "ruang sidang" kita mungkin berupa rapat di mana integritas sedang diuji, atau tekanan untuk memanipulasi data demi target. Yeremia mengajarkan bahwa identitas kita tidak ditentukan oleh persetujuan orang banyak, melainkan oleh penugasan Tuhan. Ketika kita berdiri di atas kebenaran, Tuhan tidak menjanjikan kita akan bebas dari konflik, tetapi Dia menjanjikan kehadiran-Nya yang menguatkan. Yeremia akhirnya selamat bukan karena ia hebat berdebat, tapi karena Tuhan menggerakkan hati orang-orang seperti Ahikam untuk melindunginya.
Key Takeaway: Integritas adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika itu mengancam zona nyaman kita.
5 Pertanyaan Refleksi (Group Discussion)
- The Conflict: Pernahkah Anda menghadapi situasi di kantor di mana nilai iman Anda berbenturan dengan budaya organisasi? Bagaimana Anda meresponnya?
- The Message: Yeremia diminta menyampaikan seluruh pesan tanpa dikurangi sedikit pun (Ayat 2). Dalam komunikasi profesional, seberapa sering kita melakukan "diskon kebenaran" hanya agar disukai atasan atau klien?
- The Authority: Yeremia sadar siapa yang mengutusnya. Bagaimana kesadaran bahwa kita bekerja untuk Tuhan (bukan sekadar manusia) dapat mengubah cara kita menghadapi tekanan kerja?
- The Protection: Ayat 24 mencatat bantuan Ahikam. Apakah Anda pernah melihat cara tak terduga Tuhan melindungi reputasi atau karier Anda saat Anda memilih jujur?
- The Action: Apa satu area dalam pekerjaan Anda minggu ini yang memerlukan keberanian Yeremia untuk berkata atau bertindak benar?
Doa Penutup
Bapa Surgawi, terima kasih untuk panggilan-Mu di dunia profesional. Berikanlah kami hikmat dan keberanian seperti Yeremia untuk tetap berintegritas di tengah tekanan. Biarlah kehadiran kami di tempat kerja bukan hanya untuk mengejar karier, tapi untuk menjadi suara kebenaran-Mu. Lindungi setiap langkah kami dan biarlah nama-Mu dimuliakan melalui profesionalisme kami. Amin.
Integrity Under Pressure: Berani Bersuara di "Ruang Sidang" Kehidupan